Tampilkan postingan dengan label DATABASE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DATABASE. Tampilkan semua postingan
JENIS-JENIS TIPE DATA

JENIS-JENIS TIPE DATA



1.         Numeric
Tipe data numeric digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk angka.

2.         String   
Tipe data yang menyimpan array (larik), sebagai contoh 'ABCDEF' merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte karakter. Ukuran tempat untuk tipe data ini adalah 2 s/d 256 byte, dengan jumlah elemen 1 s/d 255.

3.         Integer
Integer merupakan tipe data berupa bilangan bulat, terbagi atas beberapa kategori seperti table dibawah ini
Tipe Data
Ukuran Tempat
Rentang Nilai
Byte
1 byte
0 s/d +255
Shortint 
1 byte
-28 s/d +127
Integer
2 bytes
-32768 s/d 32767
Word 
2 bytes
0 s/d 65535
Longint 
4 bytes
2147483648 s/d 2147483647

4.         Real
Real adalah bilangan yang berisi titik desimal atau jenis bilangan pecahan.
Tipe Data
Ukuran Tempat
Rentang Nilai
real
6 bytes
2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038
single 
4 bytes
1.5 x 1045 s/d 3.4 x 1038  
double
8 bytes
5.0 x 10-324 s/d 1.7 x 10308
extended 
10 bytes
3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x 104932
comp 
8 bytes
-9.2x 1018 s/d 9.2x 1018

 







5.         Karakter (Char)
Tipe data yang hanya mampu menyimpan 1 digit karakter.  Ukuran untuk tipe data karakter adalah 1 byte (1 byte = 8 bit). Adapun macam karakter yang ada sejumlah 256 macam karakter yaitu dari kode karakter (ASCII), 0 sampai dengan 255. Untuk penulisan karakter menggunakan tanda petik tunggal (‘ )  di depan dan belakang karakter yang ditulis. Contoh : ‘a’, ‘A’,’&’ dll.
Nilai-nilai yang termasuk karakter adalah :
a.         Karakter huruf : ‘a’..’z’,’A’..’Z’
b.         Karakter angka : ‘0’..’9’
c.         Karakter tanda baca : titik, koma, titik koma, titik dua dan sebagainya
d.         Karakter khusus : $, %, #, @ dan sebagainya.

6.         Boolean
Boolean merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah). Tipe data boolean memakai memori paling kecil.

7.         Composite
Tipe data Komposit merupakan tipe data yang dapat menampung banyak nilai.

8.         Array
Array atau sering disebut sebagai larik, adalah tipe data yang sudah terstruktur dengan baik, meskipun masih sederhana. Array mampu menyimpan sejumlah data dengan tipe yang sama (homogen) dalam sebuah variabel. Sebagai ilustrasi, array mampu menampung banyak data namun dengan satu tipe data yang sama, misalnya integer saja. Setiap lokasi data array diberi nomor indeks yang berfungsi sebagai alamat dari data tersebut.

9.         Record atau struct
Berbeda dengan array, tipe data record mampu menampung banyak data dengan tipe data berbeda-beda (heterogen). Misalnya, satu bagian integer, satu bagian lagi character, dan bagian lainnya Boolean. Biasanya record digunakan untuk menampung data suatu obyek. Misalnya, siswa memiliki nama, alamat, usia, tempat lahir, dan tanggal lahir. Nama akan menggunakan tipe data string, alamat bertipe data string, usia bertipe data single (numeric), tempat lahir bertipe data string, dan tanggal lahir bertipe data date.

10.       Image
Image, atau gambar, atau citra, merupakan tipe data grafik. Misalnya grafik perkembangan jumlah siswa SMK, foto keluarga kita, video perjalanan, dan lain-lain. Pada bahasa-bahasa pemrograman modern terutama yang berbasis visual, tipe data ini telah didukung dengan sangat baik.

11.       Date Time
Nilai data untuk tanggal (date) dan waktu (time) secara internal disimpan dalam format yang spesifik. Variabel atau konstanta yang dideklarasikan dengan tipe data. Date dapat digunakan untuk menyimpan, baik tanggal maupun jam.

12.       Object
Tipe data object digunakan untuk menyimpan nilai yang berhubungan dengan obyek-obyek yang disediakan oleh Visual Basic, Delphi, dan bahasa pemrograman lain yang berbasis GUI.

13.       Subrange
Tipe data bilangan yang mempunyai jangkauan nilai tertentu sesuai dengan yang ditetapkan programmer. Biasanya, tipe data ini mempunyai nilai batas minimum dan nilai batas maksimum. Tipe data ini didukung dengan sangat baik dalam Delphi.

14.       Enumerasi
Tipe data yang mempunyai elemen-elemen yang harus disebut satu persatu, dan bernilai konstanta integer sesuai dengan urutannya. Nilai konstanta integer elemen ini diwakili oleh suatu nama variable yang ditulis di dalam kurung.

15.       Primitive (Sederhana)
Tipe data yang mampu menyimpan satu nilai tiap satu variabel.

16.       Set
Suatu himpunan yang berisi nilai (anggota). Tipe data yang khusus untuk Pascal. Set dalam pemrograman sangat mirip dengan himpunan dalam ilmu matematika. Sebuah set merupakan Salah satu manfaat dari penggunaan tipe data set adalah untuk mengecek apakah suatu nilai muncul dalam suatu range tertentu. Misalnya, untuk menentukan apakah suatu karakter berupa Lower Case Letter (huruf kecil), mis. Ch adalah tipe Char, kita bisa menulis, if (Ch >= 'a') and (Ch <= 'z') then Writeln( Ch,' merupakan huruf kecil.'); atau, dengan notasi set, kita bisa menulis, if Ch in ['a'..'z'] then Writeln( Ch,' merupakan huruf kecil.');

17.      Single (Single Precision)
Tipe data pecahan dengan kisaran antara -3.402823E+38 hingga 3.402823E, dengan ukuran 4 byte.

18.       Double
Tipe data dengan ukuran besar dengan kisaran -1.79769313486232E+308 hingga 1.79769313486232E+308 ini juga sering disebut double precision atau bilangan presisi ganda, dengan ukuran 1 byte. 

19.       Currency
Tipe data untuk menyimpan nilai mata uang dalam dolar atau yang lainnya dalam komputer dengan kisaran antara 922.337.203.685.477,5808 sampai 922.337.2.3.685.477,5807. dengan ukuran 8 byte.

20.       Variant
Tipe data yang berisi segala macam tipe yang berbeda, biasanya ini digunakan apabila kita tidak tahu jenis data yang digunakan dan secara otomatis vb mencari tipe data ini, namun ukurannya besar yaitu 16 byte + 1 byte per karakter.

MEMINDAHKAN DATABASE MS. EXCEL KE MS. ACCESS

Microsoft Access yaitu cara import data dari excel.
Import pada access yaitu memasukan atau menyalin data dari file lain dengan format Excel, Acess, Text, ODBC Data Base, XMl  ke dalam database Access yang kita buat atau gunakan.
Jadi, ketika kita sudah mempunyai data dalam format excel atau lainnya kemudian akan memasukannya ke dalam data base access kita tidak perlu repot-repot harus mengetik ulang karena sudah ada fasilitas import.

Berikut langkah-langkah import data dari excel ke database access :
1. Persiapkan data excel yang ada untuk di import.

Database Excel X Access
Contoh Data Excel

 2. Kemudian buat tabel  pada MS Access dengan field  name sesuai dengan tabel pada excel yang akan di import.
Database Excel X Access

  3. Selanjunya klik menu External Data >> group Import & Link >> klik Excel.
Database Excel X Access
Import data Excel ke Access
4. Kemudian akan muncul tampilan sperti gambar dibawah ini klik >> Browse masukan file excelnya.
Database Excel X Access

5. Pilih yang kedua (Append A Copy of the records to the table :) jika tabel untuk Acces sudah dibuat sebelumnya, kemudian tempatkan sesuai fiednya .

6. Klik OK.

7. Selanjutnya akan muncul tampilan dibawah ini >>> Klik Next dan         selanjutnya >>> Klik Finish.
Database Excel X Access

8. Selesai maka data secara otomatis akan masuk ke dalam Data Base Access.
Database Excel X Access


MEMBUAT DATABASE MENGGUNAKAN ORACLE VM VIRTUALBOX


Oracle VM VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi, yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi "tambahan" di dalam sistem operasi "utama". Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di komputernya, maka seseorang tersebut dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows.

Dan sekarang, kita akan membuat database menggunakan Oracle VM Virtualbox.

Masuk ke dalam hak akses admin dan membuat user baru
  • Jalankan Virtualbox, klik Next 
  • Masuk ke hak akses dan membuat user baru


sqlplus sys/oracle as sysdba; è masuk ke dalam hak akses admin
create user toko identified by 1234; è membuat user baru dengan nama toko menggunakan password 1234
grant connect to toko; è memberikan hak akses koneksi kepada toko
grant resource to toko; è memberikan hak akses resource kepada toko
exit è keluar dari hak akses admin

Membuat table, field, dan record

sqlplus toko/1234; è masuk ke dalam user toko menggunakan password 1234
create table è Membuat tabel (customer, barang, beli)
sql > create table customer (
            id_cust varchar (5),
            nama varchar (20),
            alamat varchar (50)
            );
sql > create table barang (
            id_brg varchar (5),
            nama_brg varchar (50),
            brand varchar (20),
jenis_brg varchar (20),
harga number (20)
            );
sql > create table beli (
            id_cust varchar (5),
            nama_brg varchar (50),
            kode_belanja varchar (20),
tgl_beli date,
total number (20)
            );
drop table customer; è menghapus tabel customer dikarenakan adanya kesalahan


insert into è memasukkan data ke dalam tabel (customer, barang, dan beli)

insert into barang values (‘A001’,’Tiner’,’Nippon’,’Cair’,’120000’);
insert into barang values (‘A002’,’Cat’,’Avitex’,’Cair’,’150000’);
insert into customer values (‘C001’,’Abel’,’Markoni’);
insert into customer values (‘C002’,’Bela’,’Sepinggan’);
insert into beli values (‘C001’,’Tiner’,’KB01’,’1-January-2019’,’120000’);
insert into beli values (‘C002’,’Cat’,’KB02’,’2-January-2019’,’150000’);

Menentukan line size dan menampilkan data dari tabel


set linesize 120; è menentukan line size
select * from è menampilkan data dari tabel customer, barang, dan beli
select * from barang;
select * from customer;
select * from beli;

Sekian dan semoga bermanfaat.. 😊